BAB I
PENDAULUAN
1.1. Latar Belakang
Pertanian merupakan sektor perekonomian yang sangat penting dalam perekonomian nasional. Perkembangan ekonomi nasional pada abad ke -21 masih akan tetap berbasis pertanian. Tahapan-tahapan yang sejalan dengan perkembangan ekonomi, maka kegiatan jasa jasa dan bisnis yang berbasis pertanian akan semakin meningkat, yakni kegiatan agribisnis akan menjadi salah satu kegiatan unggulan pembangunan ekonomi nasional dalam berbagai aspek yang luas. Kegiatan ekonomi yang berbasis pada tanaman pangan dan holtikultural merupakan kegiatan yang sangat penting ( strategis ) di Indonesia. Disamping melibatkan tenaga kerja terbesar dalam kegiatan produksi, produknya, juga merupakan bahan pangan pokok dalam konsumsi pangan di Indonesia. Dilihat dari sisi bisnis, kegiatan ekonomi yang berbasis tanaman pangan dan holtikural merupakan kegiatan bisnis terbesar dan tersebar luas di Indonesia. Peranannya sebagai penghasilan bahan pangan dan pokok, menyebabkan setiap orang dari 200 juta penduduk Indonesia terlibat setiap hari dalam kegiatan ekonomi tanaman pangan dan holtikultural ( Saragih, 2001).
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini sudah merambah ke berbagai sisi kehidupan manusia. Teknologi informasi adalah salah satu dari perkembangan teknologi yang berkembang pesat, sehingga kebutuhan informasi akan terus bertambah dan dibutuhkan. Perkembangan teknologi informasi dapat dimamfaatkan dalam berbagai bidang, salah satunya adalah penjualan hasil pertanian, dalam hal ini khususnya, yaitu Sistem informasi penjualan hasil pertanian. Perkembangan dunia internet semakin pesat, hal ini sangat berpengaruh pada perkembangan internet. Internet berkembang menjadi media yang kuat untuk berkomunikasi dan memperoleh secara global, sekarang ini batasan dari internet secara global lebih besar dan beraneka ragam. Internet dapat menjadi media promosi yang efektif dan memajukan sector pertanian.
Pertanian merupakan suatu kegiatan manusia yang di lakukan dengan cara bercocok tanam, peternakan, perikan dan juga kehutanan. Sebagian besar mata pencarian masyarakat Indonesia adalah sebagai petani, sehingga sector pertanian sangat penting untuk dikembangkan dalam Negara kita ini. Pemanfaatan sumber daya hayati di lakukan masyarakat untuk menghasilkan bahan pangan dan bahan baku industri atau sumber energi untuk mengelola lingkungan hidupnya, ini merupakan pemberdayan sumber daya alam yang ada.
Kita lihat Kabupaten Dogiyai khususnya di lembah kamu merupakan daerah yang sangat potensial untuk menghasilkan berbagai pertanian, yaitu tanaman pangan dan tanaman holtikurtural, adapun jenis tanaman pangan yaitu jagung, kedelai, kacang tanah, ubi kayu dan ubi jalar. sedangkan tanaman hortikultural yaitu cabe merah, kol, buah merah, sayur hitam dan boncis.dalam pemberdayaan hasil pertanian khususnya pada tanaman pangan dan tanaman holtikurtural dibentuklah kelompok tani lewat Pertanian Nasional Pemberdayan Masyarakat (PNPM) Mandiri bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin secara mandiri melalui pemberdayaan masyarakat untuk meningkat angka parsitipasi masyarakat dalam pembangunan.
Kelompok Tani adalah organisasi masyrakat yang di bentuk untuk mengembangkan atau meningkatkan hasil pertanian. Kelompok tani dibentuk ditiap-tiap kampung di masing-masing Distrik. Kegunaan di bentuk kelompok tani adalah mengoptimalkan produksi pertanian baik tanaman pangan maupun tanaman holikurtural di masing-masing kampung. Tujuan adalah untuk menggalang kepentingan bersama dalam peningkatan hasil produksi pertanian. Sempitnya pemasaran menjadi problem yang sangat di sayangkan saat ini, dimana para petani sayuran hanya menjual kepada pedagang yang ada di sekitar lokasinya saja, walaupun dengan harga yang lebih murah, barulah oleh para pedagang di jual kepada pedagang lain di luar lokasi tersebut dengan harga yang lebih tinggi, hal ini kita sering temui di Indonesia dengan sebutan peraktek caloa atau broker.
Hal lain yang bermasalah dalam penjualan pertanian sayur adalah, menumpuknya stok hasil panen sayur mayur tertentu dan langkahnya hasil panen sayuran yang lain, menyebabkan harga hasil panen sayuran yang lebih banyak, sebaliknya harga hasil panen sayur dengan jumlah sedikit, maka dengan di buatnya amplikasi internet ini di harapkan petani sayur dapat memperluas pemasaran hasil pertanian dan juga petani sayur dapat menjual hasil pertaniannya dengan harga terbaik, sehingga berdampak pada kesejahteraan petani itu sendiri pada suatu daerah, juga adanya jenis tanaman sayuran yang di tanam oleh petani-petani lain dapat menjadi patokan dalam hal penanaman jenis tanaman sayur yang akan di tanam oleh petani disuatu daerah, sehingga dapat berpengaruh terhadap hasil pertanian di lapangan menjadi stabil.
Dengan melihat adanya permasalahan yang telah di jelaskan diatas tersebut penulis terdorong untuk melakukan publikasi inforamasi lewat media elektronik, dan juga penulis tertarik didunia maya tentang”Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web, dengan ini di harapkan kinerja lembaga swadaya masyarakat menjadi lebih baik serta memberikan pelayanan yang bermutu dan beroptimal.
1.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah penelitian berdasarkan latar belakang masalah penjualan hasil pertanian diatas adalah bagaimana membangun dan mengimplementasikan Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web ini dapat mengoptimalkan hasil produksi pertanian yang di produksi kelompok tani, serta secara terkomputerisasi dapat membantu dan dapat mengelola data hasil pertanian dengan baik dan benar.
1.3 Batasan Masalah
Batasan penelitian yang akan dilakukan adalah:
1. Sistem yang di bangun berupa portal web yang dapat memberikan informasi produk hasil pertanian dan perkebunan khusus masyarakat kampung lembah hijau kamu, di kabupaten Dogiyai.
2. Sistem penjualan berbasis web, ini mencakup informasi produk hasil pertanian dan perkebunan yang dijual oleh para petani masyarakat kampung dilembah kamu kabupaten Dogiyai.
3. Sistem penjualan berbasis web, ini dapat di akses menggunakan computer, laptop ataupun smartphone melalui aplikasi penjelajah web atau web browser yang tertera pada Google Search, Yahoo Seach, dll.
4. Target pengguna dari Sistem penjualan berbasis web ini, adalah untuk kemajauan jauan data dan informasih tentang para petani yang berada di kabupaten Dogiyai
5. Pembuatan Sistem informasi penjualan berbasis web ini penulis menggunakan:
a. Software
Perangkat lunak yang di gunakan untuk mendukung Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web adalah:
Browser : Mozilla firefox
Sistem operasin : windows 7
Bahasa pemograman : PHP Java script
Web server di localhost : Apache (XAMPP.Appserver)
Database Engine : MySQL 05
Web Developer : Dreamweaver, Notepad ++.
b. Hardware
Perangkat lunak yang digunakan Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web adalah :
Kebutuhan Hardware :
1) Unit Komputer
CPU : Intell Celoren
Processor : C-847(1.10GHz)
Memory : 2GB
Hardisk : 250GB
Monitor : 14 Inc
2) Unit Printer
1.4 Tujuan Penelitian
Berdasarkan pembahasan masalah diatas, maka penulis memiliki tujuan yaitu merangcang sebuah Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web.
1.5 Manfaat Penilitian
Manfaat tugas akhir skipsi ini adalah:
1) Bagi penulis
Menambah pengetahuan dan pengalaman bagi penulis terutama dalam pembuatan Sistem publikkasi penjualan informasi hasil tani yang berbasis web, dikabupaten dogiyai, dan mepraktekan apa yang telah penulis dapatkan dibangku kuliah.
2) Bagi akademik
Sebagai literature bagi mahasiswa lain yang akan membuat tugas akhir skipsi, yang berhubungan dengan Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web.
3) Mamfaat Teoritis
Manfaat yang dapat diperoleh dengan adanya Penelitian adalah sebagai berikut:
a. Menambah pengetahuan dan wawasan, tentang penjualan hasil tani di kabupaten Dogiyai.
b. Menambah pengalaman, mahasiswa tentang seluk beluk skripsi.
c. Memberikan bekal, kepada mahasiswa sebagai persiapan untuk terjung menciptakan Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web.
d. Menambah kepustakaan, Skripsi ini akan menambah kepustakaan bagi mahasiswa lainnya dan bagi Kampus USWIM Nabire, yang bersangkutan lebih mengenal kegiatan produktifitas hasil jual petani di lembah kamu kabupaten dogiyai pada fakultas informasi dan technologi.
Memberikan mamfaat bagi pengembangan ilmu computer terutama dalam teori rekayasa perangkat lunak sebagai sumber referensi yang dapat memberikan informasi pengetahuan pada pihak pihak yang akan melakukan penelitian lebih lanjut mengenai permasalahan ini, dan dapat bermamfaat dimana program Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Berbasis Web tersebut dapat digunakan pada petani di Kabupaten Dogiyai.
4) Bagi Masyarakat
Menjadikan website ini sebai media untuk mencari informasi tentang penjualan hasil pertanian Kabupatan Dogiyai berbasis web yang menjadi media informasi bagi masyarakat papua dan indonesia dalam pengawasan anak didiknya.
1.6 Lokasi Penilitian
Menjadikan lokasi penelitian dalam pembuatan Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web ini, adalah pada masyarakat dikabupaten Dogiyai dengan sasaran penelitian adalah hasil pertanian di lembah Kamu.
1.7 Dasar Sasaran Penelitian
1.8 Metodologi Penelitian
Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metodi kuantitatif. Sugiono ( 2012) metode kuantitatif yaitu metode tradisioanal, karena metode ini sudah cukup laa digunakan sehingga sudah mentradisi sebagai metode untuk penelitian. Menurut Sugiono (2012) berdasarkan teknuk pengumpulan data penelitian kuantitatif dapat dilakukan dengan cara:
a. Observasi
Metode obsewrvasi merupakan salah satu cara yang bias digunakan untuk mengumpulkan data. Metode observasi ini biasa digunakan untuk meneliti objek penelitian secara langsung dan mengetahuai perilaku masyarakat secara detail penjual hasil pertanian Kabupaten Dogiyai.
b. Wawancara
Wawancara yaitu Tanya jawab peneliti dengan narasumber. Wawancasra adalah percakapan dengan maksud tertentu, percakapan itu dilakukan oleh dua pihak, yaitu pewawancara ( interview) yang mengajukan pertanyaan dan perwawancara yang memberikan jawaban atas pertanyaan Sistem penjualan hasil pertanian Kabupaten Dogiyai.
c. Studi PUstaka
Studi pustaka adalah metode pengumpulan data yang bersumber dari buku referensi, jurnal, paper, website, buku bacaan bacaan yang ada kaitannya dengan judul penelitian yang dapat menunjang pemecahan permasalahan yang didapatkan dalam penelitian Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web.
1.9 Metode Pengembangan
Metode pengembangan Sistem yang diggunakan dalam perancangan Sistem informasi yang digunakan dalam perancangan Sistem informasi penjualan hasil pertanian Kabupatyen Dogiyai berbasis web ini menggunakan model waterfall. Alas an penulis menggunakan carawaterfall dikarenakan metode ini mempunyai tahapan tahapan yang jelas, nyata dan praktis. Setiap tahapan harus diselesaikan terlebih dahulu untuk menghindari terjadinya pengulangan dalam tahapan sehingga pengembangan Sistem yang dilakukan dapat memperolah hasil yang diinginkan.Waterfall Model merupakan salah satu model pewranglkat ;lunak yang mengambil kegiatan proses dasar seperti spesifikasi, pengembangan, validasi, dan evaluasi, dan merepresentasikanya sebagai fase- fase proses yang berbeda seperti analisis dan definisi persyaratan, perancangan perangkat lunak, implementasi, pengujian unit, integrasi Sistem, pengujian Sistem, operasi dan pemeliharaan ( sommer fille, 2003). Tahapan dan langkah langkah pengembangan Sistem mengunakan metode waterfall adalah sebagai berikut:
a. Analisa Kebutuhan
Mengalisa kebutuhan berupa pembuatan bisnis proses yang memenuhi kebutuhan user mengenai Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web
b. Kampungin Sistem
Mengkampungin Sistem informasi yang dilakukan dengan membuat rancangan Sistem dalam bentuk DFD, struktur navigasi, dan storyboart yang akan diikuti dengan rancangan hak akses, rancangan data base, rancangan tampilan dari keseluruhan Sistem yang telah disesuaikan dengan kebutuhan user dan penetuan perangkat lunak yang dibutuhkan dalam membuat Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web.
c. Penulisan Kode Program
Membuat suatu aplikasi Sistem informasi bimbingan dan konseling berdasarkan perancangan Sistem yang tekah dilakukan pada tahapan design Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web.
d. Pengujian Program
Melakukan pengujian pada Sistem yang telah dibuat.Pengujian ini ditujukan untuk menguji keterhubungan dari tiap tiap fungsi perangkat lunak untuk menjamin bahwa persyaratan Sistem telah terpenuhi.
e. Penerapan program
Tahapan ini berkaitan dengan bagaimana pengimplementasian dan proses pemeliharaan Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web.
1.10 SISTEMATIKA PENULISAN
Adapun Struktur Penulisan Pada masing masing Bab dalam laporan skripsi ini adalah sebagai berikut:
BABI :PENDAHULUAN
Bab ini berisi tentang latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan, manfaat, dan sistematika Penulisan terhadap Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web.
BABII : TINJAUANPUSTAKA
Pada bab ini membahas tentang teori teori yang didapat dari sumber sumber yang relevan untuk digunakan sebagai panduan dalam penelitian serta penyusunan lapaoran skripsi Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web.
BABIII : ANALISIS DAN PERANCANGANSISTEM
Bab ini menjelaskan tentang gambaran Sistem serta deskripsi dari hasil analisis Sistem yang dijadikan sebagai petunjuk untuk perancangan Sistem selanjutnya tentang Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web.
BABIV : ANALISA HASIL DANIMPLEMENTASI
Bab ini menjelaskan tentang langka langkah dalam inplementasi sistem, disertai dengan komponen komponen kebutuhan Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web.
BABV :PENUTUP
Pada bab ini berisi kesimpulan yang diambil dari hasil penelitian dan perancangan sistem serta saran saran untuk pengembangan selanjutnya, agar dapat dilakukan perbaikan perbaikan terhadap Sistem Informasi Penjualan Hasil Pertanian Kabupaten Dogiyai Berbasis Web dimasa yang akan datang.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Komputer
Sutarman (2012) menjelaskan, komputer adala alat elektronik yang dapat melakukan perhitungan numerik, alat yang dapat membaca input data dan mengolahnya untuk menghasilkan informasi yang merupakan output hasil proses input data, alat yang dapat melakukan penyimpanan data, alat yang bekerja secara otomatis sesuai dengan atauran yang ditetapkan.
Mulyono (2010) menjelaskan, komputer adalah seperangkat alat elektronik yang terdiri atas peralatan input, alat yang mengolah input, dan peralatan output yang memberikan informasi, serta bekerja secara otomatis. Arius dan Panagera (2010) menjelaskan komputer adalah perangkat elektronik, beroprasi dibawa perintah pengendali yang disimpan pada memori komputer, dapat menerima data memproses data berdasarkan aturan tertentu, mencetak hasilnya dan menyimpan data untuk penggunaan di masa depan. Dhanta (2009) menjelaskan komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan.
2.2 Sistem
Dari definisi sistem diatas maka penyusun menyimpulkan bahwa sistem
merupakan suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan,
berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan
suatu sasaran tertentu. Arti yang lain adalah kumpulan dari elemen-elemen yang
berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu.
1. Komponen Sistem
Menurut Jogiyanto (2005:4) Elemen Sistem adalah suatu sistem terdiri
dari sejumlah elemen yang saling berinteraksi, yang artinya saling kerjasama
membentuk satu kesatuan.
2. Batas sistem (Boundry)
Merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem
yang lainnya.
3. Lingkungan Sistem (environment)
Adalah apapun diluar batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem,
lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan juga dapat bersifat
merugikan sistem tersebut.
4. Penghubung sistem (interface)
Merupakan media penghubung antara suatu subsistem dengan subsistem
lainya.
5. Masukan sistem (input)
Adalah energi yang dimasukkan kedalam sistem, masukan dapat berupa
masukkan perawatan (Maintenace Input), dan masukkan sinyal (Signal Input),
maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat
beroperasi. Sedangkan signal input adalah energi yang di proses untuk
mendapatkan keluaran.
6. Keluaran sistem ( output)
Adalah hasil energi yang diolah dan di klasifikasikan menjadi keluaran
yang berguna dan sisa pembuangan keluaran dapat merupakan masukan untuk
subsistem yang lain kepada supra sistem.
7. Pengolahan sistem
Suatu sitem dapat mempunyai bagian pengolah akan merubah masukan menjadi keluaran
8. Sasaran sistem
Suatu sistem pasti memiliki sasaran atau tujuan (Goal). Sasaran dari
sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran
yang akan di hasilkan sistem.
2.3 Informasi
Informasi merupakan salah satu sumber daya terpenting yang dimiliki oleh suatu organisasi.Sumber informasi adalah data.Data adalah kenyataan yang menggambarkan kejadian-kejadian dan kesatuan nyata.Informasi diperoleh dari hasil pengolahan data-data mentah, yang kemudian dibentuk menjadi sesuatu yang lebih berguna bagi keperluan manajemen dalam pengambilan keputusan. Adapun pengertian informasi menurut Bodnar dan Hopwood (2010:1) adalah Information is a data that is organized so that it can support the accuracy of decision making. Kutipan di atas dapat diterjemahkan bahwa informasi merupakan suatu data yang diorganisasikan sehingga dapat mendukung ketepatan pengambilan keputusan.Menurut Raymond McLeod (1995) dalam Al-Bahra (2013:9) mengemukakan pengertian informasi adalah sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti bagi penerimanya.Alat pengolahan informasi dapat meliputi elemen komputer, elemen non komputer atau kombinasinya.
2.4 Web
Web yang juga dikenal dengan World Wide Web adalah satu layanan didalam jaringan internet yang berupa jaringan informasi. Dengan adanya web user dapat memperoleh atau menemukan informasi yang diinginkan dengan cara mengikuti link (hyperlink) yang disediakan didalam dokumen yang ditampilkan oleh aplikasi web browser (raharjo 2011). Website merupakan fasilitas internet yang menghubungkan dokumen dalam lingkup local maupun jarak jauh. Dokumen pada website disebut webpage dan link dalam website memungkinkan pengguna bisa berpindah dari satu page ke browser seperti nescape navigator, internet explorer, Mozilla page lain (hypertext), baik diantara page yang disimpan dalam server yang sama maupun server di seluruh dunia page diakses dan dibaca melalui firefox, google chorome dan aplikasi browser lain.
Website (situs web) merupakan alamat URL (uniform resource locator) yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan informasi berdasarkan topic tertentu URL (uniform resorce locator) adalah suatu sarana yang digunakan untuk menemukan lokasi informasi pada suatu web. Situs atau web dapat dikategorikan menjadi 2 (dua) yaitu:
a. Web statis yaitu web yang berisi atau menampilkan informasi informasi yang sifatnya statis (tetap)
b. Web dinamis yaitu web yang menampilkan informasi serta dapat berinteraksi dengan user yang sifatnya dinamis.
2.5 Portal Web
Sawyer (2011) mendefenisikan web portal atau bisa disingkat portal, adalah jenis gadwey website yang berfungsi sebagai “anchor site”yang menawarkan jasa atau layanan seperti online shoping malls, email support, komunitas forum berita saat ini dan cuaca, harga saham informasi wisata, dan link ke subjek popular yang lain.
2.6 Progressive web apps
Progressive Web Apps (PWA) adalah konsep pengalaman pengguna yang
mengabungkan bagian terbaik web dan bagian terbaik native app. PWA berguna
untuk pengguna sejak pertama membuka halaman sebuah web dengan konsep
PWA, dan seiring dengan pengguna menggunakan aplikasi web lebih banyak lagi,
aplikasi akan menjadi semakin powerful. Aplikasi dapat dimuat dengan cepat,
bahkan dalam kondisi internet yang kurang baik sekalipun, dapat mengirim push
notifications, mempunyai ikon aplikasi di home screen, dan bisa berjalan dalam
mode layar penuh. PWA sepenuhnya mengandalkan browser pengguna dan teknologi yang ada didalamnya. Sampai saat studi ditulis sudah ada 73,61% dari seluruh browser diseluruh dunia yang mendukung fitur service worker seperti Mozilla firefox, google chorome, chorome for android dan opera, sementara edge dan safari belum mendukung fitur ini.
2.7 Service Worker
Service Worker adalah salah satu jenis dari web worker, yaitu script
yang berjalan di belakang browser pengguna.Service Worker pada
dasarnya adalah berkas JavaScript yang berjalan pada thread yang berbeda
dengan main thread browser, menangani network request, caching,
mengembali-kan resource dari cache, dan bisa mengirimkan push message asset web dapat disimpan sebagai cache local, sehingga dengan jaringan internet yang kurang memadai pun pengguna tetap mendapatkan pengalaman yang baik.aplikasi tetap dapat menjalankan halaman web yang sudah di cache atau memberikan status koneksi tanpa browser menampilkan tulisan eror karena ketiadaan koneksi internet.
2.8 Pemasaran
Pemasaran adalah salah satu kegiatan pokok yang perlu dilakukan oleh perusahaan baik itu perusahaan barang atau jasa dalam upaya untuk mempertahankan kelangsungan hidup usahanya. Hal tersebut disebabkan karena pemasaran
merupakan salah satu kegiatan perusahaan, di mana secara langsung berhubungan dengan konsumen. Maka kegiatan pemasaran dapat diartikan sebagai kegiatan manusia yang berlangsung dalam kaitannya dengan pasar.
Kotler (2001) mengemukakan definisi pemasaran berarti bekerja dengan pasar sasaran untuk mewujudkan pertukaran yang potensial dengan maksud memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.Sehingga dapat dikatakan bahwa keberhasilan pemasaran merupakan kunci kesuksesan dari suatu perusahaan.
2.9 Pertanian
Pertanian dalam kamus besar b bahasa Indonesia (KBBI) adalah perihal bertani dengan mengusahakan tanah dengan tanam menanam, segala sesuatu berkaitan dengan tanam menanam (Pengusaha tanah).
2.10 Perkebunan
Perkebunan adalah segala kegiatan yang mengusahakan tanamantertentu pada tanah dan/atau media tumbuh lainnya dalam
ekosistem yang sesuai, mengolah dan memasarkan barang dan jasa
hasil tanaman tersebut, dengan bantuan ilmu pengetahuan dan
teknologi, permodalan serta manajemen untuk mewujudkan
kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat
2.11 PHP
Menurut raharjo budi.2009, PHP adalah salah satu bahasa pemograman skrip yang dirancang untuk membangun aplikasi web. Aplikasi web adalah aplikasi yang disimpan dan dieksekusi (oleh php engine) dilingkungan web server. Setiap permintaan yang dilakukan oleh user melalui aplikasi akan dikembalikan lagi kehadapan user. Dengan aplikasi web, halaman yang tampil di layar web browser dapat bersifat dinamis, tergantung dari nilai data atau parameter yang dikirim oleh user ke web server.
2.12 Laravel
Laravel merupakan framework PHP yang menekankan pada kesederhanaan dan fleksibilitas pada desainnya.Laravel dirilis dibawah lisensi MIT dengan sumber kode yang disediakan di Github.Sama seperti framework PHP lainnya, Laravel dibangun dengan basis MVC (ModelView-Controller).Laravel dilengkapi command line tool yang bernama “Artisan” yang bisa digunakan untuk packaging bundle dan instalasi bundle. Framework laravel dibuat oleh Taylor Otwell, proyek laravel dimulai pada april 2011. Awalmula proyek ini dibuat karena Otwell sendiri tidak menumukan framework yang up-to-date dengan versi PHP.Mengembangkan framework yang sudah ada juga bukan merupakan ide yang bagus karena keterbatasan sumber daya. Dikarenakan beberapa keterbatasan tersebut otwell membuat sendiri framework dengan nama laravel. Oleh karena itu laravel mengisyaratkan PHP versi 5.3 keatas.
2.13 Apache
Server HTTP apache atau server web/www apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft windows, dan novel netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protocol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP.Apache memiliki fitur fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigurasi, dan autentikasi yang berbasis data, apache juga didukung oleh sejumlah antar muka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi mudah (Syafii, 2005).
2.14 MYSQL
MySQL adalah salah satu jenis database server yang sangat terkenal dan sangat banyak digunakan untuk aplikasi web yang menggunakan database sebagai sumber dan pengolahan datanaya. (arief, 2011)
2.15 PhpMyadmin
PhpMyadmin adalah aplikasi berbasis web yang ditulis dalam bahasa PHP yang fungsi utamanya melakukan administrasi MySQL. Administrasi user MySQL inilah yang digunakan untuk mengakses database MySQL via PHP. (Syafii, 2004).
2.16 Javascript
Menurut deitel (2012) javascript adalah bahasa naskah yang sering digunakan terutama untuk menambah program pada halaman web sebagai contoh animasi dan interaksi dengan pengguna serta didukung oleh hampir seluruh web browser.Menurut William dan sawyer (2011), javascript adalah bahasa naskah berorientasi objek yang digunakan pada web browser dengan menambahkan fungsi interaktif pada halaman web.Berdasarkan definisi definisi dari para pakar dapat disimpulkan bahwa javascript adalah bahasa pemograman berorientasi objek yang berjalan pada web browser atau sisi client yang membuat aplikasi web bersifat dinamis dan interaktif.
2.17 Database Management Sistem (DBMS)
Database adalah sebuah file yang mengordinasi file file data yang saling berhubungan dan memiliki kepentingan yang sama sehingga akan mempermudah mengelolah data. Penerapan database dalam Sistem informasi disebut dengan database sistem, yaitu sebuah sistem informasi yang mengintegrasikan kumpulan data yang saling berhubungan antara satu sama yang lain, dan membuatnya tersediah untuk beberapa aplikasi didalam satu organisasi. Sedangkan aplikasi yang digunakan untuk database disebut dengan database management sistem (DBMS).DBMS merupakan perangkat lunak sistem yang memungkinkan para pengguna untuk memakai, memelihara, dan mengakses sumber daya data dengan efisien. DBMS merupakan jembatan untuk mengakses database, baik untuk meminta informasi maupun untuk menambah atau melakukan perubahan data, dalam mengelolah database, DBMS memiliki kelebihan dibandingkan dengan pengolahan data secara tradisional diantaranya sebagai berikut:
a) Mengurangi duplikasi data yang sering terjadi pada pengolahan data secara tradisional,
b) Menjaga sitem dan ingrasi data
c) Meningkatkan keamanan data
d) Dapat menghemat pengeluaran perusahan karena data dapat digunakan bersama sama oleh semua unit fungsional
e) Mengulangi permasalahan yang sering terjadi diantara pengguna data karena data base berada dibawah seorang database administrator.
f) Meningkatkan kemudahan akses pengguna akhir
g) Meningkatkan produktiitas pemograman
h) Meningkatkan pengolahan melalui independensi data
2.18 XAMPP
Nugroho (2013) menjelaskan, XAMPP adalah Paket pemograman lengkap yang dapat dipakai untuk belajar pemograman web, khususnya PHP dan MySQL.XAMPP adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem informasi, merupakan kompilasi dari beberapa program. Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang teridiri atas program apache HTTP server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa Pemograman PHP dan perl. Bagian penting dari XAMPP yang biasa digunakan:
1. Htdoc adalah tempat untuk meletakan berkas berkas yang dijalankan, seperti berkas PHP, HTML dan Skrip lain.
2. PhpMyAdmin merupakan bagian untuk mengelolah basis data MYSQL yang ada di computer. Untuk membukanya, buka browser lalu ketik alamat http://localhostphpMyadmin, maka akan muncul halaman phpMyadmin
3. Kontrol panel yang berfungsi mengelolah layanan (service) XAMPP. Seperti menghentikan (stop) layanan, atau memulai (Start)
XAMP adalah singkatan yang masing masing berhuruf:
1. X: Program ini dapat dijalankan dibanyak sistem operasi, seperti windows, linux, Mac OS, dan Solaris.
2. A: Apache merupakan aplikasi web server. Tugas utama apache adalah menghasilkan halaman web yang benar kepada user berdasarkan kode php yang dituliskan oleh pembuat halaman web.
3. M: MySQL, merupakan aplikasi database server perkembangannya disebut SQL yang merupakan kepanjangan dari structured query language . SQL merupakan data terstruktur yang digunakan untuk mengelolah database. MysQL dapat digunakan untuk membuat dan mengelolah database beserta isinya. Kita dapat memanfaatkan MySQL untuk menambahkan; dan menghapus data yang berada pada database.
4. P: PHP, bahasa pemograman web, bahasa pemograman PHP merupakan bahasa pemograman untuk membuat web yang bersifat server-side scripting. PHP memungkinkan kita untuk membuat halaman web yang bersifat dinamis, sistem manajemen basis data yang sering digunakan bersama PHP dan MySQL.
5. P: perl, Bahasa Pemograman
XAMPP adalah sebuah sebuah web server apache yang didalamnya tersedia database server MySQL dan dapat mendukung pemograman php. XAMPP merupakan software yang mudah digunakan, gratis dan mendukung instalasi Linux dan Windows, keuntungan lainnya adalah Cuma mengistal satu kali sudah tersedia apache web server, MySQL database server, PHP support (PHP 4 dan PHP 5) dan beberapa module lainnya. Perbedaan lain untuk windows operating sistem sudah dalam bentuk instalasi grafis dan linux dalam bentuk file kompresi tar.gz. kelebihan lain yang berbeda dari versi windows adalah fitur untuk mengaktifkan sebuah server secara grafis, sedangkan linux berupa perintah perintah didalam console. Oleh karena itu versi untuk linux sulit untuk dioperasikan.
2.19 Pengertian phpMyadmin
Nugroho (2013) menjelaskan phpMyadmin adalah aplikasi manajemen database server MySQL berbasis Web. Dengan aplikasi PhpMyadmin kita bias mengelolah database sebagai root (pemilik server) atau juga sebagai user biasa atau juga sebagai user biasa kita bias buat data base baru, mengelolah database dan melakukan operasi perintah perintah database secara lengkap. phpMyadmin adalah interface web yang dibuat mengelolah database MySQL. phpMyadmin dibuat menggunakan PHP dan bersifat open source. Dengan phpMyadmin,administrator web server bias mengelolah web server bisa mengelolah database tanpa harus menguasai perintah berbaris baris teks (command line) dari SQL (Strukture Query Language). phpMyadmin sering digunakan pengembang web untuk menyiapkan database dari aplikasi web seperti CMS, Blog dsb.
Bebera Fitur penting dari phpMyadmin antara lain:
1) Membuat, menghapus dengan mengedit baik database, table, record, struktur.
2) Membuat pencarian sederhana dan kompleks
3) Inport CVS ( bisa digunakan untuk mengimpor data spreadsheet)
4) Eksport ke CVS, XML, pdf, spreadsheet.
3 Pengertian Web Server
Web server adalah perangkat lunak yang dipasang dalam sebuah server berguna untuk menyediakan layanan permintaan data dengan protocol http yang diakses melalui aplikasi tertentu seperti web browser.Web server merespon permintaan dengan mengirim kembali konten berupa gambar, tulisan atau lainnya kemudian menampilkan melalui web browser. Server web atau pladen web dapat merujuk baik pada perangkat keras ataupun perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protocol komunikasi yang terdapat pada suatu situs web dalam layanan ke pengguna dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti peramban web. Fungsi utama sebuah web server adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protocol komunikasi yang telah ditentukan.Disebabkan sebuah halaman web dapat terdiri atas berkas teks, gambar video, dan lainnya pemanfaatan server web berfungsipula untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web yang terkait; termasuk didalam teks, gambar, video, atau lainnya.
4 Pengertian Database server
Database server adalah sebuah perangkat lunak computer yang digunakan untuk menyediakan jenis layanan database untuk sistem lain, yang dilakukan dengan model klien-server. Database server adalah perangkat lunak yang digunakan untuk pelayanan sistem basisdata.Dengan database server, database bisa diakses dalam sebuah jaringan.
5 CSS (cascading style Sheet)
Pada versi html yang terdahulu, web browser mengontrol tampilan (rendering) dari setiap halaman web. Jika menggunakan elemen H1 pada (large heading) pada web dokumen, browser akan merender elemen tersebut. Dengan adanya CSS, Programmer dapat mengontrol bagaimana browser dalam alaman web.Mengaplikasikan CSS pada halaman web dapat memberikan halaman web yang lebih menarik dan spesifik sesuai dengan thema pada sebuah website. Teknologi CSS memberikan fasilitas untuk menentukan style misalnya (spacing, margin) dari elemen halaman web terpisah dari struktur dokumen web (section header, body text, links). Pemisahan tersebut memberikan peningkatan yang lebih besar dalam pengaturan web pages, dan membuat perubahan perubahan style dalam dokumen dapat dilakukan lebih cepat dan lebih muda. (en. Wikipedia, 2010).Membangun sebuah aplikasi seperti manipulasi data.Antarmuka pengguna, dan bagian yang menjadi control dalam sebuah aplikasi web.Bagian model view controller.
1) Model
Model mewakili struktur data biasanya model berisi fungsi yang membantu seseorang dalam pengolaan basis data, pembaruan data dan lain lain.
2) View
View adalah bagian yang mengatur tampilan ke pengguna. Bisa dikatakan berupa halaman web.
3) Controller
Controller meerupakan bagian yang menjembatangi model dan view.Controller berisi perintah perintah yang berfungsi untuk memproses suatu data dan mengirikannya ke halaman web.
6 Sekilas tentang macromedia dreamweaver
Dalam membuat sistem informasi ini diperlukan suatu editor.Salah satu contoh editor yang sangat sederhana adalah notepad.Dengan perkembangan perangkat lunak, salah satu perusahaan yang bernama macromedia membuat suatu editor dengan menggunakan GUI dikhususkan untuk pembuatan website yang diberi anama dreamweaver. Macromedia dreamweaver merupakan sebuah HTML editor professional untuk mendesain secara visual dan mengelolah situs web maupun halaman web. Dreamweaver 08 dalam hal ini diguanakan untuk web desain. Dreamweaver CS6 mengikut sertakan banyak tool untuk kode kode dalam halaman web beserta fasilitas fasilitasnya, antara lain: referensi HTML, CSS dan Javascript, javascript debugger, dan editor code (tampilan kode dan code inspector) yang mengizinkan kita mengedit kode javascript, XML, dan dokumen teks lainnya secara lainnya secara langsung dreamweaver. Teknologi dreamweaver roundtrip HTML mampu mengimpor dokumen HTML tanpa perlu memformat ulang kode tersebut dan kita dapat menggunakan dreamweaver pula untuk membersihkan dan memformat ulang HTML, bila kita menginginkannya selain itu dream weaver juga dilengkapi kemampuan manajemen situs yang memudahkan kita mengelolah keseluruhan elemen yang ada dalam situs.
2.20 Daftar Simbol
1. Daftar Simbol Flowmap Diagram Flowmap atau bagan alir adalah bagan yang menunjukan aliran di dalam program atau prosedur sistem secara logika. Flowmap ini berfungsi untuk memodelkan masukan, keluaran, proses maupun transaksi dengan menggunakan simbol-simbol tertentu. Pembuatan flowmap ini harus dapat memudahkan bagi pemakai dalam memahami alur dari sistem atau transaksi.
Tabel II. 1. Simbol-Simbol Flowmap (Ladjamudin, 2006)
No Gambar Nama Keterangan
1
Terminator Awal /
Akhir Program Simbol untuk memulai dan mengakhiri suatu program
2
Dokumen Menunjukkan dokumen berupa dokumen input dan output pada proses manual dan proses berbasis computer
3
Proses Manual Menunjukkan proses yang dilakukan secara manual.
4
Penyimpanan
Manual Menunjukkan media penyimpanan data / informasi secara manual
5
Arah Alir Data Menunjukkan arah aliran dokumen antar bagian yang terkait pada suatu sistem.
6
Data Simbol input/output digunakan untuk mewakili data input/output
7
Proses computer Menunjukkan proses yang dilakukan secara komputerisasi
2. Daftar Use Case Diagram Use case diagram merupakan gambaran skenario dari interaksi antara pengguna dengan sistem. Use case diagram menggambarkan hubungan antara aktor dan kegiatan yang dapat dilakukannya terhadap aplikasi.
Tabel II.2 Daftar Simbol Use Case Diagram (Jogiyanto, 2001)
No Gambar Nama Keterangan
1
Actor Menspesifikasikan himpunan peran
yang pengguna mainkan ketika
berinteraksi dengan use case.
2
Unidirectional
Association Menggambarkan relasi antara actor
dengan use case dan proses berbasis
computer.
3
System Menspesifikasikan paket yang
menampilkan system secara terbatas.
4
Use case Deskripsi dari urutan aksi aksi yang
ditampilkan sistem yang menghasilkan suatu hasil yang terukur bagi suatu aktor.
3. Daftar Simbol Sequence Diagram Sequence diagram merupakan penggambaran interaksi antar objek di dalam dan di sekitar sistem berupa pesan yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atas dimensi vertikal (waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait). Sequence diagram biasa digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu. Berikut simbol yang umum digunakan.
Tabel II.3 Simbol Sequence Diagram (Munawar, 2005)
No Gambar Nama Keterangan
1
Life Line Objek entity antarmuka yang saling berinteraksi
2 1
Message Spesifikasi dari komunikasi antar
objek memuat informasi-informasi
tentang aktivitas yang terjadi
3
Message Spesifikasi dari komunikasi antar
objek memuat informasi-informasi
tentang aktivitas yang terjadii
4. Activity Diagram Activity Diagram yaitu teknik untuk mendeskripsikan logika prosedural, proses bisnis dan aliran kerja dalam banyak kasus. Activity diagram menunjukkan tahapan, pengambilan keputusan dan pencabangan. Diagram ini sangat berguna untuk menunjukkan operation sebuah objek dan proses bisnis (Darwiyanti, 2003).
Berikut simbol yang umum dipergunakan:
Tabel II.4 Simbol Activity Diagram (Munawar, 2005)
No Gambar Nama Keterangan
1
Initial Activity Menunjukkan awal dari
aktivitas
2
Final Activity Menunjukkan akhir dari
aktivitas
3
Activity Aktivitas yang dilakukan
4
Decisions Aktivitas yang harus dipilih
5
Concurrent Menggambarkan aktivitas yang dilakukan bersama atau parallel
5. Class Diagram Class Diagram adalah diagram yang menunjukan class-class yang ada dari sebuah sistem dan hubungannya secara logika. Class Diagram menggambarkan struktur statis dari sebuah sistem. Berikut simbol dari diagram kelas:
Tabel II.5 Simbol Class Diagram (Munawar, 2005)
No Gambar Nama Keterangan
1
Generalization Hubungan dimana objek anak berbagi
perilaku dan struktur data dari objek yang ada di atasnya
2
Class Himpunan dari objek-objek yang berbagi attribute dan operasi yang sama
3
…………………
Realization Operasi yang benar-benar dilakukan oleh suatu objek
4 …………………
Dependency Hubungan dimana perubahan yang terjadi pada suatu elemen mandiri akan mempengaruhi elemen yang bergantung
padanya elemen yang tidak mandiri
5
Collaboration Deskripsi dari urutan aksi yang
ditampilkan system yang menghasilkan
suatu hasil yang terukur bagi suatu actor
BAB III
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
3.1 Jenis dan Lokasi Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif.Dimana metode ini
dilakukan dengan mengumpulkan, memilah-milah, mengklasifikasikan, dan mencatat
yang dihasilkan catatan lapangan.Penelitian ini juga menginterpretasikan atau
menerjemahkan dengan bahasa peneliti tentang hasil penelitian yang diperoleh dari
informasi di lapangan sebagai wacana untuk mendapatkan penjelasan tentang kondisiyang ada.Penelitian kualitatif adalah suatu penelitian ilmiah yang bertujuan untuk
memahami suatu fenomena dalam konteks sosial secara alamiah denganmengedepankan proses interaksi komunikasi yang mendalam antara peneliti denganfenomena yang diteliti (Herdiansyah, 2010).Adapun lokasi yang digunakan untuk penelitian ini adalah di Kabupaten Dogiyai,Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.
3.2 Pendekatan Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian saintifik yaitu denganpendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi.
3.3 Sumber Data Penelitian
1. Sumber Data Primer
Data primer yang termaksud dalam penelitian ini adalah data indeks hargakomoditas sayuran tingkat produsen regional Sulawesi Selatan yang diperolehpada situs web Kementrian Pertanian Republik Indonesia.
2. Sumber Data Sekunder
Data sekunder diperoleh dengan cara melakukan Library Research, di berbagai
buku, jurnal, skripsi, tesis, dan literatur online atau internet yang dapat dijadikan
acuan pembahasan dalam masalah ini.
3.4 Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian untuk sistem ini yaitu:
1. Observasi Lapangan
Observasi yang dilakukan yaitu melakukan peninjauan atau pengamatansecara langsung kelapangan dengan mengumpulkan data dan informasi dari petanidi Kabupaten Dogiyai untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenaipermasalahan yang diteliti.
2. Wawancara
Salah satu metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, yaitusuatu kegiatan dilakukan untuk mendapatkan informasi secara langsung denganmelakukan tanya jawab kepada para petani melalui aplikasi media sosial.
3. Riset kepustakaan
Guna melengkapi data yang ada, peneliti menggunakan buku tentang dasarteori dan data tentang peraturan persyaratan yang berhubungan dengan masalahyang diobservasi.
3.5 Instrumen Penelitian
Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Perangkat Keras
Perangkat keras yang digunakan untuk membuat dan menjalankan aplikasi ini
adalah laptop Asus K45VD dengan spesifikasi sebagai berikut:
a. Processor INTEL CORE i3 CPU 2.4GHz.
b. RAM 4.00 GB DDR3.
c. Hard disk 500 GB.
2. Perangkat Lunak
Dalam menerapkan rancangan yang telah dibuat, dibutuhkan beberapa
software untuk membuat sistem informasi kajian islam yaitu:
1. Sistem Operasi Linux Ubuntu 16.04.3 LTS (64 bit).
2. Google Chrome, untuk menjalankan program.
3. MySQL, XAMPP.
4. Sublime Text (Text Editor).
5. Laravel (PHP Framework).
3.6 Teknik Pengelolaan dan Analisis Data
1. Pengolahan Data
Analisis pengelolaan data terbagi dalam dua macam yakni metode analisis
kuantitatif dan metode analisis kualitatif.Metode analisis kuantitatif ini
menggunakan data statistik dan angka yang sangat cepat dalam memperoleh data
penelitian dan adapun metode analisis kualitatif yaitu berupa beberapa catatan
yang menggunakan data yang sangat banyak sebagai bahan pembanding untukmemperoleh data yang akurat.Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pengambilan data secarakualitatif yakni dengan cara melihat langsung proses dan masalah dalam ruanglingkup wilayah yang diteliti untuk menemukan masalah dan mewawancarailangsung pihak-pihak yang terkait dalam lingkungan yang diteliti.
2. Analisis Data
Teknik analisis data bertujuan menguraikan dan memecahkan masalah
berdasarkan data yang diperoleh.Dalam penelitian ini, penulis menggunakan
metode analisis data kualitatif.Analisis data kualitatif adalah prosedur penelitian
yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orangorang dan perilaku yang dapat diamati.
3.7 Metode Perancangan Aplikasi
Pada penelitian ini metode perancangan aplikasi yang digunakan adalah waterfall.
Metode waterfall menyarankan pengembangan perangkat lunak secara sistematik dan
berurutan yang dimulai dari tingkatan sistem tertinggi dan berlanjut ke tahap analisis,desain, pengkodean, pengujian dan pemeliharaan.Kelebihan dari metode ini adalahterstruktur, dinamis, dan sekuensial.Metode waterfall adalah model klasik yang bersifat sistematis, berurutan dalammembangun software, dimana proses pengerjaannya bertahap dan harus menunggutahap sebelumnya selesai dilaksanakan kemudian memulai tahap selanjutnya.Gambar III.1 Metode Waterfall (Pressman, 2001)
Tahapan metode waterfall adalah sebagai berikut:
1. Requirement System
Tahap dimana menentukan kebutuhan-kebutuhan bagi seluruh elemenelemen sistem, kemudian mengalokasikan beberapa subset dari kebutuhankebutuhan tersebut bagi perangkat. Gambaran sistem merupakan hal yang penting
pada saat perangkat lunak harus berinteraksi dengan elemen sistem lain seperti
perangkat keras, manusia dan database Requirement System mencakup kumpulan
kebutuhan pada setiap tingkat teratas perancangan dan analisis.
2. Analysis
Tahap dimana kita menterjemahkan kebutuhan pengguna ke dalam spesifikasikebutuhan sistem atau System Requirement Specification (SRS). Spesifikasikebutuhan sistem ini bersifat menangkap semua yang dibutuhkan sistem dandapat terus diperbaharui secara iterative selama berjalannya prosespengembangan sistem.
3. Design
Tahap dimana dimulai dengan pernyataan masalah dan diakhiri dengan
rincian perancangan yang dapat ditransformasikan ke sistem operasional.
Transformasi ini mencakup seluruh aktivitas pengembangan perancangan.
4. Coding
Melakukan penghalusan rincian perancangan ke penyebaran sistem yangsesuai dengan kebutuhan pengguna. Transformasi ini juga mencakupperancangan peralatan yang digunakan, prosedur-prosedur pengoperasian,deskripsi orang-orang yang akan menggunakan sistem dan sebagainya.
5. Implementasi
Implementasi yang akan digunakan meliputi proses pengaplikasian aplikasi
yang sesuai dengan perancangan awal, dan membuat prototype untuk mengetahui
kekurangan atau masalah yang dihadapi.
6. Evaluasi
Evaluasi yang digunakan dalam pembuatan aplikasi tersebut yaitu evaluasi
sistem. Evaluasi sistem dengan melakukan percobaan-percobaan kepada aplikasi
tersebut dan mencari kekurangan-kekurangan yang ada serta memperbaikinya
(Pressman, 2001).
3.8 Teknik Pengujian Sistem
Pengujian sistem merupakan proses menampilkan sistem dengan maksud untukmenemukan kesalahan pada sistem, sebelum sistem tersebut diberikan kepada user.Selain itu pengujian ini sangatlah diperlukan untuk mengetahui tingkat keakuratansistem.Pengujian dikatakan baik dan berhasil jika memiliki peluang untuk memunculkandan mendapatkan kesalahan yang belum diketahui.Bukan untuk memastikan tidak adakesalahan tetapi untuk mencari sebanyak mungkin kesalahan yang ada dalam sistem.Dalam penelitian ini, metode pengujian sistem yang digunakan adalah metodeblack-box testing. Pengujian black-box testing merupakan sebuah metode yangdigunakan untuk menemukan kesalahan dan mendemonstrasikan fungsional aplikasisaat dioperasikan, apakah input diterima dengan benar dan output yang dihasilkan telahsesuai dengan yang diharapkan (Bhasin, 2014)
BAB III
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
3.1 Jenis dan Lokasi Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif.Dimana metode ini
dilakukan dengan mengumpulkan, memilah-milah, mengklasifikasikan, dan mencatat
yang dihasilkan catatan lapangan.Penelitian ini juga menginterpretasikan atau
menerjemahkan dengan bahasa peneliti tentang hasil penelitian yang diperoleh dari
informasi di lapangan sebagai wacana untuk mendapatkan penjelasan tentang kondisiyang ada.Penelitian kualitatif adalah suatu penelitian ilmiah yang bertujuan untuk
memahami suatu fenomena dalam konteks sosial secara alamiah dengan
mengedepankan proses interaksi komunikasi yang mendalam antara peneliti dengan
fenomena yang diteliti (Herdiansyah, 2010).Adapun lokasi yang digunakan untuk penelitian ini adalah di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua.
3.2 Pendekatan Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian saintifik yaitu dengan
pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi.
3.3 Sumber Data Penelitian
1. Sumber Data Primer
Data primer yang termaksud dalam penelitian ini adalah data indeks harga
komoditas sayuran tingkat produsen Kabupaten Dogiyai yang diperoleh
pada situs web.
2. Sumber Data Sekunder
Data sekunder diperoleh dengan cara melakukan Library Research, di berbagai
buku, jurnal, skripsi, tesis, dan literatur online atau internet yang dapat dijadikan
acuan pembahasan dalam masalah ini.
3.4 Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian untuk sistem ini yaitu:
1. Observasi Lapangan
Observasi yang dilakukan yaitu melakukan peninjauan atau pengamatansecara langsung kelapangan dengan mengumpulkan data dan informasi dari petanidi Kabupaten Dogiyai untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenaipermasalahan yang diteliti.
2. Wawancara
Salah satu metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, yaitu
suatu kegiatan dilakukan untuk mendapatkan informasi secara langsung dengan
melakukan tanya jawab kepada para petani melalui aplikasi media sosial.
3. Riset kepustakaan
Guna melengkapi data yang ada, peneliti menggunakan buku tentang dasar
teori dan data tentang peraturan persyaratan yang berhubungan dengan masalah
yang diobservasi.
3.5 Instrumen Penelitian
Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Perangkat Keras
Perangkat keras yang digunakan untuk membuat dan menjalankan aplikasi ini
adalah laptop Asus K45VD dengan spesifikasi sebagai berikut:
a. Processor INTEL CORE i3 CPU 2.4GHz.
b. RAM 4.00 GB DDR3.
c. Hard disk 500 GB.
2. Perangkat Lunak
Dalam menerapkan rancangan yang telah dibuat, dibutuhkan beberapa
software untuk membuat sistem informasi kajian islam yaitu:
a. Sistem Operasi Linux Ubuntu 16.04.3 LTS (64 bit).
b. Mozilla Firefox, untuk menjalankan program.
c. MySQL, XAMPP.
d. Sublime Text (Text Editor).
e. Laravel (PHP Framework).
3.6 Teknik Pengelolaan dan Analisis Data
1. Pengolahan Data
Analisis pengelolaan data terbagi dalam dua macam yakni metode analisis
kuantitatif dan metode analisis kualitatif.Metode analisis kuantitatif ini
menggunakan data statistik dan angka yang sangat cepat dalam memperoleh data
penelitian dan adapun metode analisis kualitatif yaitu berupa beberapa catatan
yang menggunakan data yang sangat banyak sebagai bahan pembanding untukmemperoleh data yang akurat.Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pengambilan data secarakualitatif yakni dengan cara melihat langsung proses dan masalah dalam ruanglingkup wilayah yang diteliti untuk menemukan masalah dan mewawancarailangsung pihak-pihak yang terkait dalam lingkungan yang diteliti.
2. Analisis Data
Teknik analisis data bertujuan menguraikan dan memecahkan masalah
berdasarkan data yang diperoleh.Dalam penelitian ini, penulis menggunakan
metode analisis data kualitatif.Analisis data kualitatif adalah prosedur penelitian
yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orangorang dan perilaku yang dapat diamati.
3.7 Metode Perancangan Aplikasi
Pada penelitian ini metode perancangan aplikasi yang digunakan adalah waterfall.
Metode waterfall menyarankan pengembangan perangkat lunak secara sistematik dan
berurutan yang dimulai dari tingkatan sistem tertinggi dan berlanjut ke tahap analisis,
desain, pengkodean, pengujian dan pemeliharaan. Kelebihan dari metode ini adalah
terstruktur, dinamis, dan sekuensial.Metode waterfall adalah model klasik yang bersifat sistematis, berurutan dalammembangun software, dimana proses pengerjaannya bertahap dan harus menunggutahap sebelumnya selesai dilaksanakan kemudian memulai tahap selanjutnya.
Gambar III.1 Metode Waterfall (Pressman, 2001)
Tahapan metode waterfall adalah sebagai berikut:
1. Requirement System
Tahap dimana menentukan kebutuhan-kebutuhan bagi seluruh elemenelemen sistem, kemudian mengalokasikan beberapa subset dari kebutuhankebutuhan tersebut bagi perangkat. Gambaran sistem merupakan hal yang penting
pada saat perangkat lunak harus berinteraksi dengan elemen sistem lain seperti
perangkat keras, manusia dan database Requirement System mencakup kumpulan
kebutuhan pada setiap tingkat teratas perancangan dan analisis.
2. Analysis
Tahap dimana kita menterjemahkan kebutuhan pengguna ke dalam spesifikasi
kebutuhan sistem atau System Requirement Specification (SRS). Spesifikasi
kebutuhan sistem ini bersifat menangkap semua yang dibutuhkan sistem dan
dapat terus diperbaharui secara iterative selama berjalannya proses
pengembangan sistem.
3. Design
Tahap dimana dimulai dengan pernyataan masalah dan diakhiri dengan
rincian perancangan yang dapat ditransformasikan ke sistem operasional.
Transformasi ini mencakup seluruh aktivitas pengembangan perancangan.
4. Coding
Melakukan penghalusan rincian perancangan ke penyebaran sistem yangsesuai dengan kebutuhan pengguna. Transformasi ini juga mencakupperancangan peralatan yang digunakan, prosedur-prosedur pengoperasian,deskripsi orang-orang yang akan menggunakan sistem dan sebagainya.
5. Implementasi
Implementasi yang akan digunakan meliputi proses pengaplikasian aplikasi
yang sesuai dengan perancangan awal, dan membuat prototype untuk mengetahui
kekurangan atau masalah yang dihadapi.
6. Evaluasi
Evaluasi yang digunakan dalam pembuatan aplikasi tersebut yaitu evaluasi
sistem. Evaluasi sistem dengan melakukan percobaan-percobaan kepada aplikasi
tersebut dan mencari kekurangan-kekurangan yang ada serta memperbaikinya
(Pressman, 2001).
3.8 Teknik Pengujian Sistem
Pengujian sistem merupakan proses menampilkan sistem dengan maksud untukmenemukan kesalahan pada sistem, sebelum sistem tersebut diberikan kepada user.Selain itu pengujian ini sangatlah diperlukan untuk mengetahui tingkat keakuratansistem.Pengujian dikatakan baik dan berhasil jika memiliki peluang untuk memunculkandan mendapatkan kesalahan yang belum diketahui.Bukan untuk memastikan tidak adakesalahan tetapi untuk mencari sebanyak mungkin kesalahan yang ada dalam sistem.Dalam penelitian ini, metode pengujian sistem yang digunakan adalah metodeblack-box testing. Pengujian black-box testing merupakan sebuah metode yangdigunakan untuk menemukan kesalahan dan mendemonstrasikan fungsional aplikasisaat dioperasikan, apakah input diterima dengan benar dan output yang dihasilkan telahsesuai dengan yang diharapkan (Bhasin, 2014)
BAB IV
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
4.1 Analisis Sistem yang Sedang Berjalan
Analisis sistem yang berjalan merupakan suatu gambaran tentang sistem yang diamati dan sedang berjalan saat ini, sehingga kelebihan dan kekurangan dapatdiketahui.Analisis sistem yang berjalan juga dapat memudahkan dalam perancangan
sistem yang baru. Adapun alur pemasaran yang dilakukan oleh para petani pada saat
ini, dapat dilihat pada flowmap diagram berikut:
Gambar IV.2 Flowmap Diagram Sistem Yang Sedang Berjalan
4.2 Analisis Sistem yang Diusulkan
Adapun alur pemasaran yang diusulkan, dapat dilihat pada flowmap diagramberikut:
Gambar IV.3 Flowmap Diagram Sistem Yang Diusulkan.
Pada sistem pemasaran yang diusulkan, petani mengunggah deskripsi produk
yang dijual oleh petani, kemudian menerbitkannya pada website portal pemasaran,
selanjutnya petani menunggu pelanggan yang membutuhkan produk hasil pertanian.
1. Analisis Masalah
Adapun sistem yang berjalan pada pola pemasaran sebagian masyarakat
khususnya di Kabupaten Dogiyai, adalah:
a. Rantai pemasaran yang panjang sehingga petani kurang menikmati hasil
dari penjualan produk hasil pertanian ataupun perkebunan, hal ini
dikarenakan petani masih kebanyakan menjual produk kepada pedagang
bandar atau tengkulak, yang biasanya membeli di bawah harga pasar
yang sudah di tentukan oleh Dinas pertanian dan perkebunan.
b. Petani tidak mengetahui harga jual produk, sehingga rawan terjadipermainan harga yang biasa dilakukan oleh para bandar atau tengkulak.
2. Analisis Kebutuhan Sistem
a. Analisis Kebutuhan Antarmuka (Interface)
Kebutuhan-kebutuhan dalam membangun sistem ini adalah sebagai berikut:
1. Sistem yang dibuat bersifat responsive mengikuti perangkat yangdigunakan, sehingga mudah digunakan di perangkat manapun.
2. Sistem akan menampilkan deskripsi produk hasil pertanian danperkebunan milik petani khususnya di Kabupaten Dogiyai.
3. Sistem akan menampilkan indeks harga penjualan produk di tingkatprodusen atau petani.
4. Sistem yang dibangun akan mempunyai antarmuka yang familiardan mudah digunakan bagi pengguna.
b. Kebutuhan Data
Data yang diolah oleh sistem ini yaitu sebagai berikut:
1. Data petani, meliputi nama, alamat, nomor telepon.
2. Data produk atau hasil panen petani milik petani, meliputi, namaproduk, harga, jumlah stok, harga, jenis.
3. Data indeks harga produk tingkat produsen/petani, meliputi nama
produk, harga, tanggal rilis.
c. Kebutuhan Fungsional
Kebutuhan fungsional portal pemasaran produk hasil pertanian danperkebunan merupakan penjelasan proses fungsi yang berupa penjelasansecara terperinci setiap fungsi yang digunakan untuk menyelesaikan masalah.Fungsi-fungsi yang dimiliki oleh sistem ini adalah sebagai berikut:
1. Menampilkan deskripsi produk hasil pertanian dan perkebunan.
2. Menambah data order pelanggan.
3. Menampilkan indeks harga tingkat produsen.
4. Analisis Kelemahan
Portal pemasaran produk hasil pertanian dan perkebunan merupakan sistem
yang berjalan pada platform web dengan menggunakan teknologi PWA
(Progressive Web Apps) yang dapat berjalan di beberapa browser tertentu dan
memiliki teknologi Service Worker.
4.3 Perancangan Sistem
1. Use Case Diagram
Use case diagram merupakan gambaran skenario dari interaksi antara pengguna
dengan sistem. Use case diagram menggambarkan hubungan antara aktor dan
aktivitas yang dapat dilakukan pengguna terhadap aplikasi.
Gambar IV.4 Use Case Diagram (Petani)
2. Class Diagram
Class Diagram merupakan diagram yang menggambarkan struktur sistem dari
segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem.
Gambar IV.5 Class Diagram (Administrator)
Gambar IV.6 Class Diagram (user)
3. Sequence Diagram
Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar
sistem berupa message terhadap waktu. Pembuatan sequence diagram bertujuan
agar perancangan aplikasi lebih mudah dan terarah. Interaksi-interaksi yang terjadi
dalam portal pemasaran produk hasil pertanian dan perkebunan adalah:
A. Sequence Diagram Menu Login
Gambar IV.7 Sequence Diagram Menu Login
B. Sequence Diagram Menu Register
Gambar IV.8 Sequence Diagram Menu Register
C. Sequence Diagram Menu Tambah Deskripsi Produk
Gambar IV.9 Sequence Diagram Menambah Deskripsi Produk
E. Sequence Diagram Menu Tampilkan Deskripsi Produk:
Gambar IV.10 Sequence Diagram Menampilkan Deskripsi Produk
4. Activity Diagram
Activity Diagram ini dapat digunakan untuk menjelaskan proses bisnis dan alur
kerja operasional secara langkah demi langkah dari komponen suatu sistem.
Gambar IV.11 Activity Diagram Halaman User
5. Struktur Navigasi
Portal pemasaran produk hasil pertanian dan perkebunan ini menggunakan
struktur navigasi Hierarchical Model, di mana menu utama adalah pusat navigasi yang merupakan penghubung ke semua fitur pada sistem.
Gambar IV.12 Struktur Navigasi
Dari struktur navigasi ini, perpindahan antar fitur yang tersedia dapat dilakukan melalui menu.
6. Flowchart
Flowchart adalah adalah suatu bagan dengan simbol-simbol tertentu yang
menggambarkan urutan proses secara mendetail dan hubungan antara suatu proses
(instruksi) dengan proses lainnya dalam suatu program.
Gambar IV.13 Flowchart Halaman Utama User
Dari flowchart diatas menggambarkan urutan proses program yaitu user
memasukkan email dan password. Kemudian sistem melakukan validasi data, apabilaemail dan password tidak valid maka akan kembali ke form login, apabila email danpassword valid maka akan tampil menu – menu sistem tersebut. Dalam sistem tersebutterdapat lima menu yaitu:
1. Dashboard, untuk menampilkan total user, total post.
2. Setting, untuk menampilkan data akun pengguna.
3. Produk, untuk menampilkan list produk yang dipasarkan.
4. Keluar, untuk keluar dari sistem.
7. Perancangan Antarmuka (interface)
Perancangan antarmuka merupakan aspek penting dalam perancangan aplikasi,
karena berhubungan dengan tampilan dan interaksi yang memudahkan user dalam
menggunakannya. Adapun rancangan antarmuka pada sistem ini adalah:
a. Perancangan Antarmuka Homepage Portal Web
Gambar IV.14 Desain Antarmuka Halaman awal (Homepage)
Gambar di atas adalah tampilan awal pada saat user pertama kali
mengakses web portal, adapun bagian bagian pada halaman homepage,
yaitu:
1. Header, berisi logo atau nama web portal, dan menu navigasiuntuk memudahkan user berpindah halaman.
2. Image Section, menampilkan gambar ilustrasi kegiatan petani.
3. Product Catalog Grid, berisi produk milik petani yang dijual.
4. Footer, berisi informasi website.
5.
b. Perancangan Antarmuka Halaman Login Administrator
Gambar IV.15 Desain Antarmuka Menu Login User
Tampilan di atas adalah tampilan yang akan muncul ketika pengguna
mengakses halaman Login. Berisi field username dan password untuk
mengidentifikasi pengguna yang akan menggunakan sistem, link untuk
mengatur ulang password, jika pengguna lupa password, serta link yangberfungsi untuk mengarahkan pengguna yang belum memiliki akun untuk
melakukan registrasi.
c. Perancangan Antarmuka Halaman Utama Administrator
Gambar IV.16 Desain Antarmuka Halaman Administrator
Tampilan di atas adalah tampilan awal yang akan muncul ketika sistem
diakses oleh pengguna(Administrator). Berisi menu navigasi untuk
memudahkan pengguna berpindah halaman.
d. Perancangan Antarmuka Halaman Utama User
Gambar IV.17 Desain Antarmuka Halaman Utama User
Tampilan di atas adalah tampilan awal yang akan muncul ketika sistem
diakses oleh pengguna (User). Berisi menu navigasi untuk memudahkanpengguna berpindah halaman.
5.4 Perancangan Basis Data
Penggunaan basis data(database) pada sistem yang akan dibuat, berfungsi untuk
menyimpan data data yang diperlukan untuk membangun sistem, seperti data
pengguna, data produk, data post, dan data penting lainnya.
1. Entity Relationship Diagram
Gambar IV.18 Entity Relationship Diagram
2. Struktur Tabel
Tabel IV.6 Users
Field Type Size Keterangan
id Integer 10 Primary Key
name Varchar 30
role_id Integer 11 Foreign Key
email Varchar 50
password Varchar 191
image Varchar 191
alamat Varchar 191
no_telp Varchar 12
active TinyInt 1
activation_token Varchar 191
remember_token Varchar 100
created_at Timestamp 12
updated_at Timestamp 12
deleted_at Timestamp 12
Tabel IV.7 Products
Field Type Size Keterangan
id Int 30 Primary Key
user_id Varchar 20 Foreign Key
name Varchar 10
detail Varchar 10
image Varchar 30
stok Int 50
harga Double 8.2
created_at Timestamp 12
updated_at Timestamp 12
Tabel IV.8 Indeks Harga Harians
Field Type Size Keterangan
id Int 11 Primary Key
id_kab Integer 20 Foreign Key
tanggal Date
cmb Double 8.2
cmk Double 8.2
crm Double 8.2
crh Double 8.2
bmb Double 8.2
bmk Double 8.2
bpl Double 8.2
kol Double 8.2
kembang_kol Double 8.2
buncis Double 8.2
ketimun Double 8.2
kentang Double 8.2
wortel Double 8.2
tomat Double 8.2
created_at Timestamp 12
updated_at Timestamp 12
Tabel IV.9 Roles
Field Type Size Keterangan
id Int 11 Primary Key
name Varchar 20
guard_name Varchar 20
created_at Timestamp 12
updated_at Timestamp 12
Tabel IV.10 Pivot_kabs
Field Type Size Keterangan
id_kab Integer 11 Primary Key
nama_kab_kota Varchar 191
created_at Timestamp 12
updated_at Timestamp 12
Tabel IV.11 Orders
Field Type Size Keterangan
id Integer 11 Primary Key
invoice_id Integer 11
user_id Integer 11 Foreign Key
customer_id Integer 11 Foreign Key
produk_id Integer 11 Foreign Key
jumlah Integer 11
total Double 8.2
keterangan Varchar 255
created_at Timestamp 12
updated_at Timestamp
DAFTAR PUSTAKA
Adi Nugroho. Rekayasa Perangkat Lunak Berbasis Objek dengan Metode USDP.Andi.Yogyakarta. 2010.
Ahmad, Idris. Fiqh al-Syafi’iyah.Jakarta: Karya Indah, 1986.
Aplikasi Tafsir. Terjemah Tafsir Ibnu Katsir 30 Juz. 2013.
Amirin, Tatang M. Pokok-Pokok Teori Sistem. Jakarta: Rajawali Pers, 2010.
Arief, M. Rudyanto. “Pemrograman Web Dinamis Menggunakan PHP & MYSQL”.
Yogyakarta: Andi Offset. 2011.
Basu Swastha DH, Azas-azas Marketing. Yogyakarta: Liberty, 2005.
Bhasin, Harsh.”Black Box Testing based on Requirement Analysis and Design
Specifications”. International Journal of Computer Applications, vol. 87 no.18
(February 2014).
http://research.ijcaonline.org/volume87/number18/pxc3894024.pdf (Diakses
24 oktober 2017).
Bodnar, George H. And William S. Hopwood.Accounting Information
System.Yogyakarta: Andi, 2010.
Deitel, P., & Deitel, H. Java: How to Program (9th ed.). Boston: Prentice Hall. 2012.
Departemen Agama. Al-Quran dan Terjemahannya. Bandung: CV. Diponegoro, 2005.
Dewanto, I. Joko. Web Desain (Metode Aplikasi dan Implementasi).Yogyakarta: Graha
Ilmu, 2006.
Hariyanto, Bambang. Rekayasa Sistem Berorientasi Objek. Bandung: Informatika
Bandung, 2004.
Hartono, Jogiyanto. Analisis dan Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur
Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Yogyakarta: Andi, 1999.
Herdiansyah, Haris. Metode Penelitian Kualitatif Untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta:
Salemba Humanika, 2010.
Herlambang, Soendoro, and Tanuwijaya Haryanto.Sistem Informasi (Konsep,
Teknologi dan Manajemen). Yogyakarta: Graha Ilmu, 2005.
Henderi.Unified Modelling Language. Tangerang: Raharja Enrichment Centre (REC).
2006.
Jogiyanto, HM. Metodologi Penelitian Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi, 2008.
Jogiyanto, HM. Analisis dan Desain.Yogyakarta: Andi, 2005.
Kendall, Kenneth E., and Julie E. Kendall.Analisis dan Perancangan Sistem (Systems
Analyst and Design).Jakarta Barat: Indeks, 2003.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. “Informasi Harga Komoditas Pertanian
Kabupaten”. http://aplikasi.pertanian.go.id/smshargakab/. (Diakses 18 Oktober 2018).
Kotler, Philip. Manajemen Pemasaran: Analisis, Perencanaan, Implementasi, dan Kontrol. Jakarta: PT. Prenhallindo.2001.
McLeod, Raymond. Sistem Informasi Manajemen: Edisi Bahasa Indonesia.
Jakarta: PT. Prenhallindo.1995.
Munawar.Pemodelan Visual dengan UML. Graha Ilmu: Yogyakarta. 2005
Mustofa, al- Jami sahih Al-Muhtasar, Dar ibnu Katsir, Bairut. Cetakan ke3,
1407-1987.
M. Syafii. Membangun Aplikasi Berbasis PHP dan MySQL.Andi.Yogyakarta. 2004.
M. Taufiq Amir, Dinamika Pemasaran (Jelajahi dan Rasakan), Jakarta: PT. Raja
Grapindo Persada, 2005.
LePage. Pete. Google Developers.”Your First Progressive Web App”.
https://developers.google.com/web/fundamentals/codelabs/your-firstpwapp/.(Diakses 12 November 2018).
PIHPS Nasional. “Indeks Harga Pangan Daerah”. https://hargapangan.id/tabelharga/pasar-tradisional/daerah (Diakses 28 September 2018).
Pramono, Andi dan Syafii, Muhammad.Kolaborasi Flash, Dreamweaver, dan PHP
untuk Aplikasi website. Yogyakarta: Andi. 2005.
Pressman, Roger S. Software Engineering A Practitioner’s Approach. McGraw Hill, 5
editions.2001.
Raharjo, Budi. Belajar Pemrograman Web. Panduan Mudah Untuk Pelajar,
Mahasiswa dan Praktisi, 2011.
Raharjo, Budi, dkk. Modul Pemrograman Web (HTML, PHP, & MySQL). Bandung:
Modula, 2014.
Raharjo, Budi. Belajar Otodidak Framework Codeigniter. Bandung: Informatika.
2015.
Rohman, A. Mengenal Framework “Laravel” (Best PHP Frameworks For 2014).
2014.
Saragih, B. Agribisnis (Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian).
Bogor: Yayasan Mulia Persada Indonesia. 2001.
Sugianto, Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produksi padi di
Kabupaten Dharmasyara. Padang, Jurnal Dipublikasikan Universitas
Andalas. Skripsi. (2008).
Syafii, Muhammad. Membangun Aplikasi Berbasis Php dan MySQL.
Yogyakarta: Andi. 2005.
Williams, B.K and Sawyer, S.C. Using Information Technology, A Practical
Introduction to Computers & Communication. (9th edition).New York:
McGraw-Hill, 2011.
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah
Makalah, Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Laporan Penelitian. Makassar:
Alauddin Press, 2013.
Komentar
Posting Komentar